Basarnas menegaskan bahwa pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Polairud Pandeglang dan pemilik kapal. Peralatan SAR seperti rescue car, RIB 02 Banten, palsar medis, dan komunikasi sudah disiapkan. Fokus pencarian diarahkan ke titik koordinat 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T, lokasi terakhir yang terdeteksi.
Hilangnya speedboat ini menjadi peristiwa yang menegangkan, terutama karena para penumpang adalah jurnalis yang tengah bertugas. Publik menanti kabar terbaru dari operasi pencarian, sementara keluarga korban berharap keajaiban segera datang dari perairan Selat Sunda.(*)