BPBD Jabar mencatat titik api berada di koordinat 6,8 Lintang Selatan dan 108,4 Bujur Timur. Operasi darurat melibatkan BPBD Kuningan, Balai TNGC, UPT Damkar, Satpol PP, serta warga yang dikerahkan untuk menyisir area hutan. Pendinginan di Pasayangan dilakukan selama 35 menit, sementara tim gabungan terus bergerak di Cibuntu.
Di tengah medan berat dan cuaca tak bersahabat, kehadiran Gubernur Jabar di lapangan menjadi simbol kepemimpinan yang nyata. Gunung Ciremai kini bukan hanya medan pemadaman api, tetapi juga panggung solidaritas antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga hutan dari ancaman yang lebih besar.(*)