Kabupaten Sukabumi

Gerakan Asri Langit Biru di Pantai Palabuhanratu Sukabumi Gaungkan Perang Melawan Sampah 

×

Gerakan Asri Langit Biru di Pantai Palabuhanratu Sukabumi Gaungkan Perang Melawan Sampah 

Sebarkan artikel ini
Gerakan Asri Langit Biru di Pantai Palabuhanratu Sukabumi

PALABUHANRATU – Hamparan Pantai Citepus Muara, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat pagi, dipenuhi semangat gotong royong. Sejak pukul 07.30 WIB, sekitar 750 orang yang terdiri dari masyarakat, kader Partai Demokrat, dan berbagai elemen lainnya turun langsung menyisir bibir pantai untuk memungut sampah dalam Gerakan Indonesia Asri Langit Biru.

Aksi bersih-bersih tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.

Kegiatan serupa dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang semakin mengkhawatirkan, salah satunya digelar di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kota dan Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha, mengatakan gerakan tersebut menjadi langkah nyata untuk mendukung upaya penanganan persoalan sampah sekaligus membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

“Ini adalah Gerakan Indonesia Asri Langit Biru yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Pak Agus Harimurti Yudhoyono. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan sampah yang saat ini menjadi tantangan besar bangsa,” ujar Iman.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Terlebih, Presiden RI Prabowo Subianto juga telah menargetkan agar persoalan penumpukan sampah dapat ditangani secara maksimal dalam beberapa tahun ke depan.

Iman menilai Kabupaten Sukabumi sebagai daerah tujuan wisata harus menjadikan kebersihan sebagai prioritas utama. Lingkungan yang bersih diyakini akan meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

“Kalau wisatawan datang dan melihat pantainya bersih, tentu mereka akan merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung. Karena itu gerakan seperti ini harus menjadi budaya, bukan hanya kegiatan seremonial,” katanya.

Ia mengungkapkan, sekitar 750 peserta terlibat dalam aksi bersih pantai tersebut. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari kader Demokrat, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat umum yang secara sukarela ikut membersihkan kawasan pesisir.

Menanggapi persoalan keterbatasan armada pengangkut sampah di Kabupaten Sukabumi, Iman Adinurgaha menilai diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta kalangan legislatif untuk memperkuat sarana dan prasarana pengelolaan sampah.

Menurutnya, luas wilayah Kabupaten Sukabumi yang memiliki 47 kecamatan dan 381 desa ditambah 5 kelurahan membutuhkan dukungan infrastruktur kebersihan yang memadai. Penambahan armada pengangkut sampah hingga peningkatan alokasi anggaran dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

“Kita berharap pemerintah daerah bersama legislatif dapat memprioritaskan anggaran untuk infrastruktur pengelolaan sampah. Kalau ingin Sukabumi menjadi daerah wisata yang maju, maka kebersihan harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Iman juga mengajak seluruh kader Partai Demokrat dan masyarakat untuk terus menggaungkan Gerakan Asri Langit Biru sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, gerakan tersebut harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar tumbuh menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Ia menambahkan, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan dalam aksi tersebut mencapai puluhan karung. Namun yang lebih penting, kata dia, bukan sekadar banyaknya sampah yang diangkut, melainkan tumbuhnya kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.

“Kita harus belajar membangun budaya disiplin membuang sampah pada tempatnya. Kalau gerakan seperti ini dilakukan terus-menerus, saya yakin masyarakat akan semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *