Pendidikan

GEMA Al Umanaa Sukabumi Ajak Orang Tua Kenali Potensi Anak

×

GEMA Al Umanaa Sukabumi Ajak Orang Tua Kenali Potensi Anak

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Prestasi anak bukan hanya tentang piala dan nilai akademik. Keberanian mencoba, kemauan belajar, serta proses menemukan potensi diri juga menjadi bagian penting dalam tumbuh kembang anak.

Pesan inilah yang diangkat Pondok Pesantren Modern Al Umanaa melalui Grand Final GEMA (Gelar Edukasi Minat Aksi) Al Umanaa 2026 di Kampus Al Umanaa, Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Mengusung tema “Ruang Tumbuh: Tumbuhkan Potensi, Lahirkan Pemimpin Qurani”, GEMA Al Umanaa 2026 menghadirkan ruang belajar dan kompetisi bagi siswa sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Kegiatan ini tidak hanya mendorong anak mengembangkan kemampuan, tetapi juga mengajak orang tua memahami potensi anak melalui pengalaman belajar bersama.

Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa,  Mindjali Abdulghani Syarif, menegaskan bahwa GEMA merupakan bentuk kontribusi lembaga dalam mendukung pendidikan anak usia SD dan MI.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perlombaan, melainkan menjadi sarana bagi anak untuk mengenali kemampuan dan mengembangkan diri.

Ia menjelaskan, setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, keberhasilan pendidikan tidak seharusnya hanya diukur dari perolehan juara atau nilai akademik, tetapi juga dari pembentukan karakter, seperti kejujuran, sportivitas, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.

“Menang adalah prestasi, tetapi keberanian untuk mencoba, kemauan untuk belajar, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri juga merupakan kemenangan yang sangat berarti,” tuturnya.

Menurutnya, anak perlu mendapatkan ruang tumbuh yang mendukung proses belajar tanpa menjadikan hasil akhir sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Dengan begitu, setiap peserta dapat memperoleh pengalaman positif, baik saat meraih juara maupun ketika belum berhasil memenangkan perlombaan.

Ketua Pelaksana GEMA Al Umanaa 2026, Laode Muhammad Arridho, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti lebih dari 250 siswa SD dan MI dari berbagai daerah di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Rangkaian GEMA Al Umanaa dilaksanakan dalam dua tahap. Babak kualifikasi berlangsung secara daring pada 17 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan Grand Final secara langsung di Kampus Pondok Pesantren Modern Al Umanaa pada 24 Oktober 2026.

“Sebelum mengikuti kualifikasi, para peserta juga memperoleh pembekalan melalui sejumlah workshop, meliputi menulis cerita, storytelling, olimpiade IPA dan matematika, serta spelling bee. Pembekalan tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi tantangan,” terangnya.

Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari GEMA Al Umanaa 2026 adalah Family Experience. Program ini menghadirkan pengalaman belajar bersama yang melibatkan anak dan orang tua melalui beragam aktivitas, mulai dari pengetahuan Al-Qur’an, sains, bahasa, hingga pola hidup sehat.

Melalui aktivitas tersebut, anak memperoleh kesempatan untuk bereksplorasi dan menghadapi tantangan. Sementara itu, orang tua dapat mengamati secara langsung kemampuan, keberanian, serta cara anak menyelesaikan berbagai persoalan.

“Pengalaman ini mengajak keluarga untuk lebih menghargai proses tumbuh kembang anak, termasuk kemajuan-kemajuan kecil yang tidak selalu ditandai dengan penghargaan atau piala,” ujarnya menambahkan.

Selain itu, GEMA Al Umanaa menghadirkan Parent’s Experience – Focus Workshop bersama Yudi Lesmana, pendiri Ingatan Gajah sekaligus pemegang gelar International Grandmaster of Memory (GMM). Sesi ini membahas pentingnya fokus dalam proses belajar serta peran dukungan keluarga dalam membantu perkembangan kemampuan anak.

Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Sebab, proses pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga membutuhkan pendampingan keluarga agar potensi anak dapat berkembang secara optimal.

Pondok Pesantren Modern Al Umanaa Sukabumi berkomitmen menghadirkan pengalaman pendidikan yang mendorong anak mengembangkan potensi, memperkuat karakter, dan membangun kepercayaan diri sejak dini.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi lembaga untuk mewujudkan kader pemimpin Qurani yang unggul dalam akhlak, ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan, serta memiliki kesehatan yang prima.

Upaya pengembangan pendidikan tersebut juga tercermin dalam sejumlah prestasi yang diraih Al Umanaa. Di antaranya penghargaan Pesantren Modern Inspiratif 2024 dalam ajang nasional Santri of the Year 2024, Anugerah Raksa Prasada kategori sekolah berbudaya lingkungan atau Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Barat 2025, serta posisi juara kedua AIA Healthiest School tingkat nasional selama dua tahun berturut-turut. (wdy)