SUKABUMI – Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program Pelayanan Keluarga Berencana (KB) terintegrasi.
Fokus utama layanan ini menyasar metode kontrasepsi mantap, yakni Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi dan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi.
Dukungan tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, saat melakukan monitoring pelaksanaan pelayanan kontrasepsi mantap di Ruang Operasi RSUD Sekarwangi, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan kualitas layanan medis sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan.
Dalam peninjauan itu, Bupati hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, Kepala DPPKB, Kepala DP3A, Sekretaris Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Sekarwangi dr. H. Asep Suherman, M.Kes.
Direktur RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi, dr. H. Asep Suherman, M.Kes., menegaskan, bahwa seluruh Civitas Hospitalia RSUD Sekarwangi siap menunjang program KB terintegrasi melalui kesiapan tenaga medis profesional, fasilitas yang memadai, dan koordinasi lintas sektor.
“Pelayanan kesehatan, termasuk kontrasepsi mantap, harus dilaksanakan sesuai prosedur dan standar medis dengan mengutamakan keselamatan pasien. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama untuk memberikan pelayanan yang optimal,” ujar dr. Asep Suherman kepada Radar Sukabumi melalui press releasnya pada Minggu (18/10/2026).
Ia menambahkan, RSUD Sekarwangi mengedepankan mutu, profesionalisme, serta pemenuhan hak pasien, termasuk pemberian informasi transparan sebelum pasien mengambil keputusan (informed consent).
“Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan dinas terkait, kami berharap layanan KB di RSUD Sekarwangi terus berjalan aman, berstandar mutu tinggi, serta menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Den)