sukabumimetro.com/ -Penanganan kelompok rentan terus diperkuat Pemerintah Kota Sukabumi. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi melakukan monitoring langsung terhadap lansia terlantar dan anak terlantar di Kelurahan Subangjaya melalui kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Networking (MOVEON).
Kegiatan tersebut tidak berhenti pada pendataan, tetapi dilanjutkan dengan melihat kebutuhan masing-masing penerima layanan. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak bersifat sementara, melainkan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Asep Hendrawan, mengatakan monitoring menjadi bagian penting untuk memastikan kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mendapatkan penanganan yang tepat.
“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan lansia terlantar maupun anak terlantar benar-benar mendapatkan perhatian dan penanganan sesuai kebutuhannya. Jadi bukan hanya didata, tetapi ada tindak lanjut yang jelas,” ujar Asep.
Untuk lansia terlantar, tindak lanjut dilakukan melalui pemberian bantuan permakanan guna memenuhi kebutuhan dasar. Sementara bagi anak telantar, Dinsos mendorong penguatan pembinaan melalui kerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).
Dukungan juga diberikan dari sisi pendidikan. Pemerintah kelurahan turut memfasilitasi bantuan pendidikan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sehingga anak-anak yang membutuhkan tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Menurut Asep, penanganan persoalan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Dinsos tidak dapat bekerja sendiri karena kebutuhan kelompok rentan mencakup aspek pangan, pendidikan, pengasuhan hingga keberlanjutan kesejahteraan.
“Kolaborasi menjadi kunci. Kami melibatkan kelurahan, LKSA, Baznas dan unsur lainnya agar penanganan bisa lebih menyeluruh dan berkelanjutan,” katanya.
Asep menegaskan, monitoring akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Harapannya, intervensi yang dilakukan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini, tetapi juga membantu mereka mendapatkan kehidupan yang lebih layak ke depannya,” pungkasnya. (ris)