sukabumimetro.com/ – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mematangkan langkah untuk meningkatkan capaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) pada penilaian 2027. Melalui Dinas Kesehatan, penguatan dilakukan dengan mengevaluasi pemenuhan indikator sekaligus mendorong keterlibatan lintas sektor agar target predikat Swasti Saba Wiwerda dapat tercapai.
Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Dinas Kesehatan bersama Forum Kota Sukabumi Sehat (FKSS) di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Pertemuan ini menjadi ruang evaluasi untuk memetakan indikator yang masih perlu ditingkatkan serta menyusun tindak lanjut agar persiapan menghadapi penilaian mendatang lebih terarah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menyampaikan evaluasi capaian setiap indikator menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kota Sukabumi menghadapi penilaian KKS 2027. Menurutnya, berbagai kekurangan perlu diidentifikasi sejak dini agar upaya perbaikan dapat dilakukan secara terukur.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami mengevaluasi capaian setiap indikator sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperkuat. Kami berharap seluruh perangkat daerah dan unsur terkait dapat meningkatkan koordinasi serta menjalankan tindak lanjut sesuai peran masing-masing untuk mencapai target Swasti Saba Wiwerda pada 2027,” ujar Ida.
Ia menegaskan, mewujudkan Kota Sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan membutuhkan dukungan berbagai sektor. Sebab, kondisi kota yang sehat berkaitan erat dengan lingkungan, ketahanan pangan, perencanaan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta keterlibatan aktif warga.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua dan anggota FKSS, Bappeda, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), serta unsur PKK. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat pemenuhan indikator sekaligus memastikan setiap program yang berkaitan dengan Kota Sehat berjalan selaras.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, lanjut Ida, Pemerintah Kota Sukabumi berharap capaian indikator KKS semakin optimal menjelang penilaian 2027. “Target Swasti Saba Wiwerda pun diharapkan tidak sekadar menjadi pencapaian administratif, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat yang sehat, nyaman, serta berkelanjutan,” tandasnya. (ris)