Jurnalis Metropolitan berinisial R mengaku dipiting, diseret, dan ditampar saat merekam dugaan pengeroyokan. Meski sudah menunjukkan kartu pers, ia tetap dibawa paksa ke sejumlah titik dan diminta menghapus rekaman video, namun menolak. “Dia minta video suruh dihapus, gua nggak mau,” kata R.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait dugaan kekerasan terhadap jurnalis tersebut.(*)