Berita Utama

Abu Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Dunia Penerbangan Lumpuh

×

Abu Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Dunia Penerbangan Lumpuh

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali menimbulkan dampak luas. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut abu vulkanik terpantau menyebar di atmosfer hingga mencakup lima provinsi: Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menjelaskan informasi ini diperoleh dari gabungan data aktivitas erupsi dan vulkanik PVMBG melalui MAGMA Indonesia, laporan Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, serta analisis citra satelit Himawari-9 oleh BMKG. “Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menyebar ke arah Banten, sebagian Jawa Barat dan DKI Jakarta, serta Lampung dan Bengkulu,” ujarnya, Minggu (6/9).

Namun, arah sebaran abu tidak bersifat tetap. Lana menekankan bahwa kondisi angin, tinggi kolom erupsi, durasi letusan, dan jumlah material yang dikeluarkan dapat mengubah pola sebaran dalam waktu singkat. “Arah sebaran abu dapat berubah dalam waktu relatif singkat dan harus diperbarui berdasarkan kondisi meteorologi terkini,” katanya.

Potensi dampak lebih luas bisa terjadi jika kolom erupsi semakin tinggi atau durasi letusan lebih lama. Hal ini berisiko mengganggu jalur penerbangan maupun wilayah berpenduduk. Badan Geologi pun terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan untuk memastikan keselamatan operasional.