SUKABUMI – Sebanyak 16 atlet bulutangkis terbaik Kota Sukabumi resmi bertolak menuju Kota Tasikmalaya pada Minggu (18/10/2026) pagi.
Diberangkatkan langsung dari GOR Ciaul Ngahiji menggunakan armada HiAce, kontingen muda ini siap berlaga pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Susi Susanti pada 19–24 Oktober 2026.
Keberangkatan rombongan dilepas dengan penuh haru diiringi doa, dukungan, serta harapan dari para orang tua atlet, jajaran pelatih, ofisial, hingga jajaran pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Sukabumi, termasuk Ketua PBSI Kota Sukabumi, Idhan Rusmaindarsah Dwisya yang akan menyusul langsung dari kediamannya.

Wakil Sekretaris PBSI Kota Sukabumi, Rudi Afriyadi, menjelaskan bahwa 16 atlet yang diboyong merupakan hasil penyaringan ketat melalui Kejuaraan Kota (Kejurkot) Sukabumi pada September lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan seleksi tambahan intensif.
“Dari proses seleksi tersebut, terpilih 16 atlet terbaik dari sembilan nomor pertandingan, meliputi kelompok umur Remaja (U-17) putra-putri serta Taruna (U-19) putra-putri. Mereka adalah perwakilan terbaik dari klub-klub binaan PBSI Kota Sukabumi yang siap membawa nama daerah di tingkat Jawa Barat,” ujar Rudi.
Pematangan Program Latihan dan Kesiapan Teknis
Kendati waktu persiapan terbilang singkat, skuad Kota Sukabumi telah digembleng secara intensif.
Pelatih Kepala PBSI Kota Sukabumi, Cepy Lendaryana, mengungkapkan bahwa porsi latihan digelar setiap hari Rabu, Kamis, Jumat, hingga Sabtu sejak pukul 06.30 WIB, ditambah sesi sore khusus di hari Jumat.
Materi latihan difokuskan pada peningkatan teknik, pematangan taktik, penguatan mental bertanding, hingga pembentukan chemistry bagi pasangan ganda yang berasal dari klub berbeda.
“Kami memaksimalkan waktu yang ada. Selain teknis dan taktik, kekompakan serta kepercayaan antarpemain terus dibangun agar mereka tampil percaya diri,” kata Cepy.
Guna memastikan kesiapan teknis, tim pelatih bahkan telah berangkat lebih awal pada Minggu dini hari untuk menghadiri technical meeting serta manager meeting di Tasikmalaya.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh urusan administrasi, jadwal tanding, hingga akomodasi dan fasilitas penginapan atlet berjalan optimal sesuai arahan Ketua PBSI Kota Sukabumi.
Ajang Kejurprov Jabar 2026 ini memiliki nilai yang sangat strategis. Selain sebagai wadah mengukur hasil pembinaan daerah, atlet yang berhasil keluar sebagai juara secara otomatis berhak mengantongi tiket untuk mewakili Kontingen Jawa Barat pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis.
PBSI Kota Sukabumi mengandalkan sejumlah sektor potensial untuk menyumbang medali, terutama pada nomor tunggal, ganda, dan ganda campuran kelompok remaja.
“Target tentu sudah kami petakan. Persaingan di tingkat provinsi memang ketat, tetapi kami optimistis anak-anak bisa tampil maksimal, berani bersaing, dan mempersembahkan hasil terbaik untuk Kota Sukabumi,” pungkas Cepy. (why)