SUKABUMI – Ternyata, ada satu gosip politik yang menjadi buah bibir saat ini. Skalanya memang belum begitu luas. Tapi, cukup menghebohkan jika benar. Yaitu, isu Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa pindah daerah pemilihan (dapil) ke Sukabumi.
Sebelum lebih jauh, sekadar menginformasikan bahwa Saan Mustopa adalah Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029 berasal dari Dapil VII Jawa Barat. Dapil tersebut meliputi Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Purwakarta. Sedangkan Sukabumi terklasifikasi pada Dapil IV Jabar yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Isu ini diperoleh redaksi dari salah seorang sumber dari internal Partai Nasdem di wilayah Sukabumi yang enggan menyebutkan identitasnya. “Kang Saan Mustopa sepertinya berpeluang besar pindah dapil ke Sukabumi,” kata narasumber tersebut kepada Radar Sukabumi, Selasa (13/10).
Sedianya ada dua spekulasi politik yang menguatkan proyeksi Saan ‘hijrah’ ke Sukabumi. Pertama dan yang terbaru, sambutan politik yang Saan sampaikan saat kegiatan pelantikan dan konsolidasi pengurus DPRt Partai NasDem Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Sukabumi pada Sabtu, 10 Oktober 2026 lalu.
Tersirat ada rasa gemas pada diri Saan saat mengatakan Sukabumi hampir berhasil dalam tiga edisi Pemilu Legislatif untuk DPR RI. Artinya, mulai dari Pemilu 2014, Pemilu 2019 dan Pemilu 2024.
“Pemiliu 2024 itu sebenarnya peluang cukup besar Nasdem bisa mengirimkan kader terbaiknya di DPR RI, yaitu Pak Ayep Zaki. Tapi, qodarullah, hasilnya memang nyaris sekali,” ujar narasumber.
Begitupun pada Pileg di tingkat Jabar, Nasdem baik di Kota dan Kabupaten Sukabumi belum berhasil mengantarkan calegnya. Lalu pada Pemilu 2024 kemarin, khusus di Kabupaten Sukabumi, tidak ada satupun caleg dari Nasdem yang bisa berkantor di Jajaway, Palabuhanratu. Berbeda halnya dengan Nasdem Kota Sukabumi yang sukses menetaskan tiga kadernya menjadi anggota legislatif.
“Ketika mengulas hal ini, Kang Saan tampak begitu antusias dan merasa memiliki tanggung jawab moril kepada partai, kepada masyarakat Sukabumi. Bahwa Nasdem punya peluang, punya potensi, dan itu hampir terjadi jika mesin partai bekerja secara optimal dan maksimal,” paparnya.
Kemudian, sambutan politik dari Ketua DPD Nasdem Kota Sukabumi, Mulyono, masih dalam acara tersebut, seolah mengaminkan rumor Nasdem pindah dapil ke Sukabumi. Ada bahasa “turun gunung” yang terucapkan oleh Wakil Wali Kota Sukabumi 2008-2013 tersebut.
“Sambutan Pak Mul (saapaan akrab Mulyono,red.) disambut gemuruh tepuk tangan. Kang Saan ikut tersenyum. Jadi, gestur ini kami anggap ada sebuah proyeksi Kang Saan memang akan pindah dapil ke Sukabumi,” ungkapnya.
“Tapi ini masih rumor dan spekulasi. Yang jelas, jika benar wacana itu, luar biasa sekali pertaruhan Kang Saan ini. Tidak mudah loh,” sambungnya menyudahi.
Lalu, spekulasi kedua, catatan kunjungan kerja Saan Mustopa ke Sukabumi. Hasil penelusuran redaksi Radar Sukabumi lewat dokumentasi dan kumpulan berita, tercatat lima kali Saan melawat ke Sukabumi. Mayoritasnya di wilayah Kabupaten Sukabumi, seperti meninjau lokasi kebakaran Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Kecamatan Cisolok, pada 10 Agustus 2026 lalu. Hingga melakukan kunjungan kerja spesifik meninjau krisis air bersih di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, pada 10 September 2026. Dalam kunjungan ini, ia menyerahkan bantuan air bersih dan meninjau langsung sumber mata air Cirendeu guna mendorong solusi jangka panjang.
Perhatian lain Saan kepada Sukabumi yaitu rencana program pembangunan trotoar senilai Rp16 Miliar untuk Kota Sukabumi yang akan berguliar pada 2027 mendatang. Program ini hasil lobi Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki yang didukung penuh oleh Saan.
Pada Pemilu 2024, Saan Mustopa memeroleh 74.695 suara dari Dapil VII Jabar. Sekadar diketahui, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Jawa Barat VII pada Pemilu 2024 adalah sebanyak 4.713.343 pemilih. Sedangkan untuk Dapil IV Jabar, Kota dan Kabupaten Sukabumi, adalah 2.255.850 pemilih. Sekali lagi, jika benar proyeksi hijrah dapil ini, maka Saan punya kompetitor terkuat yaitu Heri Gunawan yang pada Pileg 2024 kemarin memperoleh 91.748 suara dari Partai Gerindra. Akankah Saan Mustopa nekad pindah dapil ke Sukabumi? (izo)