OlahragaPorda Jawa Barat

Tatap Porprov XV Jabar 2026, KONI Kabupaten Sukabumi Terjunkan 509 Kontingen

×

Tatap Porprov XV Jabar 2026, KONI Kabupaten Sukabumi Terjunkan 509 Kontingen

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI —Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan strategi menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Sebanyak 509 personel kontingen terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, pelatih fisik, tim medis, media, hingga mekanik disiapkan untuk berlaga di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok pada 7–20 November 2026 mendatang.

 

Guna memastikan persiapan berjalan optimal, Ketua Umum KONI Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, secara resmi membentuk Tim Satuan Pelaksana (Satlak) yang dipimpin oleh Ahmad Fakhrizal.

Ketua Tim Satlak sekaligus Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sukabumi, Ahmad Fakhrizal mengungkapkan, bahwa mengawal kontingen Porprov merupakan tugas kompleks.

Pihaknya harus menyaring atlet yang lolos Babak Kualifikasi (BK) sekaligus melakukan pemetaan realistis terhadap cabor berpotensi medali.

“Kami harus menghitung secara cermat target raihan medali dan posisi peringkat Kabupaten Sukabumi. Selain itu, kebutuhan anggaran mulai dari pemusatan latihan, akomodasi, konsumsi, transportasi, uang saku, hingga kelengkapan atribut kontingen dan registrasi resmi harus dikawal ketat,” ujar Fakhrizal, Kamis (10/9/2026) malam.

Fakhrizal menuturkan, tantangan yang dihadapi Tim Satlak tidak hanya seputar teknis pertandingan, melainkan juga penyesuaian terhadap efisiensi anggaran daerah serta potensi sengketa di lapangan.

Kendati demikian, KONI Kabupaten Sukabumi tetap optimistis mengejar target menembus posisi 10 besar se-Jawa Barat.

“Apapun tantangannya, kami harus tetap bersiap mengawal ini semua sampai tuntas agar target berada di posisi 10 besar dan membawa pulang 90 medali bisa terwujud. Kuncinya adalah kekompakan, soliditas, dan saling mendukung,” tegasnya.

Di sisi lain, Fakhrizal menyayangkan munculnya sejumlah isu dan opini negatif di tingkat lokal yang berpotensi memecah konsentrasi persiapan atlet menjelang hari pertandingan.

Ia mengimbau seluruh elemen olahraga di Kabupaten Sukabumi untuk menyatukan energi dan menghentikan dinamika yang kontraproduktif.

“Seharusnya energi kita difokuskan untuk bersaing dengan lawan nyata, yaitu 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat, bukan malah berkonflik di internal sendiri. Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan bersatu demi membawa harum nama Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (why)