JAKARTA — Panggung megah Liga Champions 2026/2027 dibuka dengan gemuruh yang membahana. Pada laga perdana yang berlangsung Rabu (9/9/2026), lapangan hijau Eropa menyajikan dua pementasan berbeda: atraksi pesta gol yang digalang raksasa Spanyol dan Prancis, serta perjuangan pantang menyerah dari duo Premier League.
Di Camp Nou, Barcelona menunjukkan taringnya tanpa sedikit pun keraguan. Feyenoord, sang tamu asal Belanda, terpaksa menjadi saksi keganasan lini serang El Barca. Laga baru berjalan lima menit ketika Raphinha membuka keran gol, sebelum Karim Adeyemi menambah keunggulan di menit ke-22.
Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada babak kedua, disusul pameran bakat Lamine Yamal dan aksi penutup Gabriel Jesus. Skor akhir 5-1 tidak hanya memberi tiga poin, tetapi juga menegaskan sinyal bahaya Barcelona bagi para pesaingnya.
Keganasan serupa berembus dari Parc des Princes, Paris. sang juara bertahan PSG tampil dominan kala menjamu Slovan Bratislava. Ousmane Dembele membakar semangat publik Paris lewat dua gol cepatnya di paruh pertama, diikuti pertunjukan hattrick ciamik dari Ferran Torres. Fabian Ruiz menutup pesta gol menjadi 6-1, membuktikan bahwa sang juara bertahan belum kehilangan dahaga juaranya.
Namun, tidak semua raksasa melaju tanpa hambatan. Di Anfield, Liverpool harus melewati malam yang penuh tegang kala berhadapan dengan Atletico Madrid. Pendukung tuan rumah sempat bungkam saat serangan balik kilat Marcos Llorente menjebol gawang The Reds di menit ke-17.
Mentalitas pantang menyerah anak-anak Merseyside baru teruji di penghujung babak pertama. Tendangan terukur Dominic Szoboszlai menyamakan kedudukan, sebelum akhirnya Alex Mac Allister memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti pada menit ke-50 untuk mengunci kemenangan comeback 2-1.











