SUKABUMI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan sosialisasi program KOPPIAH (Komunitas Pemuda Pelajar Masyarakat Berinfak Sedekah) ke Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa. Program ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus memangkas birokrasi pelayanan bantuan masyarakat.
Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. Afrizal, menyampaikan bahwa pascapembentukan UPZ desa pada Ramadan lalu, pihaknya kini turun langsung ke wilayah-wilayah untuk memberikan pembinaan.
“Kami sudah menyelesaikan sosialisasi di seluruh desa yang ada di Dapil 4 dan saat ini sedang berproses di Dapil 2, termasuk di Kecamatan Ciambar, Nyalindung, dan Purabaya.
Hingga kini, kurang lebih sudah ada sekitar 90 desa yang kita jangkau,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (8/9).
Targetnya, seluruh rangkaian sosialisasi ke UPZ desa se-Kabupaten Sukabumi dapat rampung pada Desember mendatang. KADengan begitu, awal 2027 program KOPPIAH bisa berjalan optimal di seluruh wilayah.
Program KOPPIAH sendiri mengusung konsep infak swadaya masyarakat sebesar Rp2.000 per bulan. Dana yang terkumpul di tingkat desa dapat langsung disalurkan untuk kebutuhan mendesak warga, seperti pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.
“Mengusung tagline Meningkatkan Pengumpulan, Mendekatkan Pelayanan, program ini dirancang agar masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat bisa langsung ditangani di tingkat desa tanpa harus menumpuk di BAZNAS kabupaten,” jelas Afrizal.
Sosialisasi menyasar pengurus UPZ desa, kepala desa beserta perangkat, ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat. Harapannya, mereka dapat menyebarluaskan informasi dan mengedukasi warga terkait manfaat program KOPPIAH.
Afrizal menegaskan, program ini bukan hanya untuk BAZNAS atau UPZ semata, melainkan untuk kemaslahatan masyarakat Sukabumi.
“BAZNAS tidak bisa berdiri sendiri, sehingga kami sangat mengharapkan kolaborasi aktif dari pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat agar program ini berjalan maksimal,” pungkasnya.(den/d)

