JAKARTA — Indonesia menyambut kedatangan Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Swedia, Duta Kehormatan UNDP, dalam kunjungan resmi selama empat hari yang mencakup Jakarta dan Lombok. Kehadiran beliau didampingi oleh Diana Janse, Sekretaris Negara untuk Kerja Sama Pembangunan Internasional dan Perdagangan Luar Negeri Swedia, serta disambut hangat oleh Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, Resident Representative UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella, dan Duta Besar Swedia Daniel Blockert.
Agenda kunjungan ini menyoroti perjalanan pembangunan Indonesia yang berfokus pada kesehatan, keberagaman, dan kelestarian alam. Di Jakarta, Putri Mahkota Victoria meninjau Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) di Gedung Eijkman bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Inisiatif ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan berbasis pengobatan presisi dan kesiapsiagaan menghadapi wabah penyakit, dengan target pengurutan 400.000 genom hingga 2030.
Selain itu, Putri Mahkota juga mengunjungi Monumen Nasional (Monas), Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral Jakarta. Kedua rumah ibadah yang dihubungkan oleh Terowongan Silaturahmi menjadi simbol kuat keberagaman Indonesia, di mana perbedaan dapat hidup berdampingan dalam harmoni.
Di Lombok, agenda berlanjut dengan meninjau konservasi terumbu karang dan ekosistem laut yang membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir. Putri Mahkota juga akan bertemu komunitas yang bangkit pasca-gempa 2018, menyaksikan bagaimana pembangunan sekolah, fasilitas kesehatan, dan infrastruktur publik memperkuat ketangguhan masyarakat.

