SEOUL — Megawati Hangestri Pertiwi memasuki babak baru dalam kariernya di Korea Selatan. Setelah dua musim memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks, opposite asal Indonesia itu kini berseragam Hyundai E&C Hillstate. Perpindahan ini bukan sekadar berganti kostum, melainkan tantangan adaptasi di lingkungan dan sistem permainan yang berbeda.
Meski sudah berpengalaman menghadapi atmosfer V-League, Megawati tetap harus membangun chemistry dengan rekan setim barunya. Komunikasi dengan setter, timing serangan, hingga koordinasi blok menjadi pekerjaan penting. “Setiap klub punya sistem dan karakter berbeda. Saya harus menyesuaikan diri lagi,” ungkap Megawati dalam sesi latihan.
Menariknya, pengalaman Megawati justru memberi nilai tambah bagi Hillstate. Jordan Wilson, outside hitter asal Amerika Serikat yang juga baru bergabung, menyebut Megawati sebagai sosok yang membantunya beradaptasi. Keduanya menggunakan penerjemah yang sama, sehingga interaksi lebih intens. “Megawati banyak memberi masukan. Itu membantu saya mengenal tim lebih cepat,” kata Wilson.
Chemistry dengan pemain Korea juga menjadi fokus. Nama-nama seperti Kim Da-in, Jeong Ji-yoon, Bae Yoo-na, hingga Kim Hee-jin punya peran vital dalam sistem Hillstate. Pemusatan latihan di Pulau Jeju dimanfaatkan pelatih Kang Sung-hyung untuk memperkuat hubungan antarpemain sekaligus mematangkan strategi.
Sebagai opposite hitter, Megawati diproyeksikan menjadi ujung tombak serangan Hillstate. Namun, tanggung jawabnya tidak berhenti di sektor ofensif. Ia juga dituntut berkontribusi dalam blok dan sistem pertahanan. Kehadiran Wilson memberi variasi serangan, tetapi koordinasi dengan setter tetap menjadi kunci.