SUKABUMI -Deru mesin dan aktivitas komunitas otomotif tidak melulu soal perjalanan jauh atau touring.
Di tangan Tim Otomotif Puskesmas (TOP) Sukabumi, semangat hobi motor justru dikonversi menjadi aksi nyata pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di pelosok Kabupaten Sukabumi.
Semangat pengabdian tersebut ditunjukkan TOP saat ambil bagian dalam kegiatan khitanan massal di Kecamatan Cibitung.
Aksi sosial ini dihelat sebagai bagian dari semarak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipelopori oleh Persatuan Pemuda Cikaso (PERPECI) Kecamatan Cibitung.
Ketua TOP yang juga menjabat Kepala UPTD Puskesmas Jampangkulon, Yogianto, menegaskan bahwa kehadiran komunitasnya bukan sekadar pelengkap seremonial, melainkan terjun langsung memberikan pelayanan medis bagi anak-anak warga setempat.
“Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa aktivitas komunitas dapat diarahkan menjadi kekuatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi warga. TOP punya misi bukan hanya sekadar touring atau motoran, tetapi ada kegiatan nyata untuk masyarakat, tentunya yang berkaitan dengan bidang kesehatan,” ujar Yogianto, Selasa (1/9/2026).
Yogianto menjelaskan, khitanan massal di Cibitung ini menambah panjang daftar kegiatan kemanusiaan yang diusung TOP.
Sebelumnya, komunitas tenaga medis pecinta otomotif ini juga sukses menggelar kegiatan serupa berkolaborasi dengan Ikatan Pemuda Cihaur Kaler (CIKAL) Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon.
Bagi TOP, keberadaan sebuah komunitas akan jauh lebih bermakna jika kemanfaatannya meluas hingga ke luar lingkungan anggota.
“Ini merupakan kegiatan kesekian kalinya yang kami lakukan. Semoga ke depan komunitas kami bisa terus memberikan kontribusi berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pajampangan dan umumnya Kabupaten Sukabumi,” harapnya.
Aksi nyata Tim Otomotif Puskesmas ini menuai pujian dari warga penerima manfaat. Saefah, salah seorang warga Cibitung, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengobatan dan khitanan gratis di tengah momentum kemerdekaan.
“Terima kasih buat semuanya. Aktivitas otomotifnya tetap berjalan, tapi energi kebersamaannya disalurkan untuk membantu warga. Kami sebagai masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan kesehatan ini, mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ungkap Saefah.
Melalui sinergi bersama organisasi kepemudaan lokal, TOP membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat dihadirkan secara kreatif tanpa mengesampingkan kebersamaan hobi.(Ndi)

