Ekonomi

Harga Ayam dan Telur Mulai Merangkak Naik 

×

Harga Ayam dan Telur Mulai Merangkak Naik 

Sebarkan artikel ini
Pedagang Ayam Potong

PALABUHANRATU – Setelah sempat mengalami penurunan pada pekan sebelumnya, harga sejumlah kebutuhan pokok dan barang penting di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kembali menunjukkan tren kenaikan.

Meski belum terjadi lonjakan yang signifikan, perubahan harga pada beberapa komoditas mulai dirasakan masyarakat yang setiap hari berbelanja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah daging ayam potong. Pencatat harga kebutuhan pokok dan barang penting Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Maulana, mengatakan harga ayam potong kini naik menjadi Rp37.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram atau mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 per kilogram.
“Untuk harga minggu ini ada kenaikan ayam potong dari minggu kemarin, kenaikan Rp2.000,” ujar Maulana kepada Radar Sukabumi.

Selain ayam potong, harga telur ayam juga mengalami penyesuaian. Dari sebelumnya Rp23.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp25.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau turut mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

Menurut Maulana, kenaikan sejumlah komoditas tersebut diduga dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat, meski hingga saat ini kondisi pasokan di pasar masih relatif aman dan belum menimbulkan gejolak harga yang lebih besar.
“Di sisi lain, sebagian besar kebutuhan pokok lainnya masih bertahan pada harga normal,” jelasnya.

Maulana menegaskan seperti harga beras premium masih dijual sekitar Rp13.200 per kilogram, beras SPHP Rp12.500 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp12.000 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp22.000 per kilogram, serta Minyakita Rp19.000 per kilogram.
“Untuk komoditas daging juga belum mengalami perubahan. Daging sapi dan daging kerbau masih bertahan di kisaran Rp140.000 per kilogram,” tegasnya.

Sementara itu, lanjut Maulana, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting masih stabil di angka Rp30.000 per kilogram. Cabai rawit merah tetap Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dan bawang merah masing-masing masih diperdagangkan seharga Rp40.000 per kilogram.
“Persediaan barang masih aman, sehingga belum ada kenaikan yang signifikan untuk bahan pokok dan barang penting lainnya,” jelas Maulana.

Ia menambahkan, pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar. Pengawasan rutin tersebut juga bertujuan memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang stabil.
“Dengan stok yang masih mencukupi dan distribusi yang berjalan normal, masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” terangnya.

Sementara itu, Hamidah (48) seorang pengunjung pasar mengaku kecewa dengan adanya perubahan harga terlebih bahan pokok dan penting yang selalu dibutuhkan dalam rumah tangga seperti ayam dan cabai untuk bumbu masak.
“Sedikit kaget, minggu kemarin turun dari minggu sebelumnya, eh pas tadi belanja naik lagi, ya meskipun tidak terlalu melonjak, tapi berpengaruh terhadap keuangan dapur,” ungkapnya sambil tersenyum.

“Ya mudah mudahan tidak ada lagi kenaikan harga lainnya pada pekan depan soalnya saya belanja ke pasar biasa satu minggu sekali,” ucapnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *