Kabupaten Sukabumi

Sumur Bor TMMD ke-130 di Ciemas Sukabumi, Harapan Baru Warga Cikiara 

×

Sumur Bor TMMD ke-130 di Ciemas Sukabumi, Harapan Baru Warga Cikiara 

Sebarkan artikel ini

CIEMAS – Bebatuan keras di dalam tanah tak menghentikan upaya pembangunan sarana air bersih bagi warga Kampung Cikiara Kebun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Memasuki hari keempat pengerjaan, sumur bor dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 itu telah menembus kedalaman 40 meter, Sabtu (17/10/2026).

Pengeboran yang dikerjakan melalui kolaborasi Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Palabuhanratu tersebut terus berlanjut di tengah tantangan kondisi tanah yang mengandung bebatuan.

Hambatan itu membuat proses pengeboran membutuhkan upaya ekstra untuk mencapai kedalaman yang ditargetkan. Aji, operator teknisi pengeboran, mengatakan bahwa hingga hari keempat, mata bor telah mencapai kedalaman 40 meter. Namun, struktur tanah berbatu menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi selama pengerjaan berlangsung.

“Pengerjaan sumur bor ini menghadapi kendala karena kondisi tanah di lokasi mengandung bebatuan. Hal tersebut membuat proses pengeboran membutuhkan upaya lebih agar dapat mencapai kedalaman yang ditargetkan,” ujar Aji.

Meski menghadapi kondisi tanah yang tidak mudah, lanjut Aji, proses pengeboran tetap dilanjutkan secara bertahap. Pengerjaan tersebut diarahkan untuk mencapai kedalaman yang dibutuhkan agar sumur nantinya dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat pedesaan, yakni ketersediaan air bersih,” jelasnya.

“Infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika sumur selesai dibangun dan dapat difungsikan,” imbuhnya.

Menurutnya, sinergi antara Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Palabuhanratu juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.

“Tentu, bagi masyarakat Kampung Cikiara Kebun, pembangunan sumur bor ini diharapkan tidak sekadar menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga membuka harapan terhadap akses air bersih yang lebih memadai,” tuturnya.

Dijelaskan Aji, di tengah tantangan bebatuan yang memperlambat pengeboran, pekerjaan terus berjalan demi mewujudkan fasilitas yang kelak dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Tentunya semua yang kami lakukan ini untuk mewujudkan harapan masyarakat yang selama ini kesulitan air, mudah mudahan dengan ini kedepan masyarakat lebih sejahtera dan tidak mengalami sulit air,” tandasnya. (Ndi).