Yusril menjelaskan, film Pesta Babi berisi kritik terhadap proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan yang dinilai mengganggu kelestarian alam, hak ulayat masyarakat Papua, dan lingkungan hidup. “Kritik semacam itu wajar, meski ada narasi yang dinilai provokatif,” ucapnya.(*)
KSAD Maruli: TNI Tak Instruksikan Pembubaran Nobar Pesta Babi
Baca Juga
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi…
Meski pencarian harus berhadapan dengan risiko aktivitas Gunung…
JAKARTA – Terkait kabar hilangnya lima orang insan…
JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menyatakan…
Meski menghadapi kondisi alam yang dinamis, Basarnas menegaskan…

