SUKABUMI – Ketegangan sempat terjadi antara rombongan konvoi suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta di Jalan Veteran No. 66, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/8/2026) malam. Insiden ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, tepat di depan Sekolah MTS/SMK Yasti, usai gelaran nonton bareng (nobar) semifinal Piala Presiden 2026.
Dalam rekaman video berdurasi 38 detik yang beredar di media sosial, terlihat kedua kelompok saling berteriak dan melontarkan kata-kata kasar. Beruntung, gesekan tersebut tidak berkembang menjadi bentrokan fisik setelah aparat kepolisian bersama warga setempat cepat melakukan pencegahan.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi gesekan antar-suporter Persib dan Persija pasca-nobar semifinal di depan Sekolah Yasti, Cisaat. Namun tidak sampai terjadi bentrok fisik,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (5/8).
Ade menjelaskan, situasi berhasil dikendalikan karena jajaran Polsek Cisaat tengah melintas di lokasi saat menggelar patroli rutin menggunakan kendaraan dinas. Petugas yang dipimpin Panit Reskrim, Panit Intelkam, Ka SPKT, hingga Bhabinkamtibmas Desa Cisaat langsung bersinergi dengan warga untuk meredam ketegangan.
“Anggota Polsek Cisaat bersama warga memberikan imbauan agar rombongan konvoi segera meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing,” terang Ade.
Setelah imbauan disampaikan, rombongan suporter membubarkan diri secara teratur menuju jalur Lingkar Selatan. Polisi kemudian melakukan pengawalan hingga situasi di sepanjang rute dipastikan aman.Sebagai tindak lanjut, jajaran Polsek Cisaat mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, menerima laporan resmi, serta mencatat keterangan sejumlah saksi mata.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kejadian tidak terulang dan situasi tetap kondusif,” pungkas Ade.(den/d)











