“Tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta hindari bangunan retak atau rusak akibat gempa,” tegas Wijayanto.
Fenomena ini kembali menegaskan betapa rawannya kawasan timur Indonesia terhadap gempa dan tsunami. Kesiapsiagaan masyarakat, kecepatan informasi, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar ancaman tidak berujung pada bencana besar.(*)











