Berita Utama

BEM PTNU dan Warga Nagrak Protes Pengerukan Tanah Merah Tol Bocimi

×

BEM PTNU dan Warga Nagrak Protes Pengerukan Tanah Merah Tol Bocimi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Aktivitas pengerukan tanah merah untuk proyek Pembangunan Strategis Nasional (PSN) Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 di Jalan Kubang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, kembali menuai protes. Warga setempat bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menuntut kejelasan perizinan dan keadilan lingkungan atas pengerukan skala besar tersebut.

Kajian Strategis Nasional (Kastradnas) BEM PTNU Se-Nusantara, M. Soleh Hudin, menyoroti dampak fisik dari operasional alat dan kendaraan berat yang mengganggu ruang hidup warga. “Persoalan ini bukan sekadar teknis proyek, melainkan menyangkut hak hidup layak dan keadilan lingkungan. Lahan menjadi gersang, debu beterbangan, dan lalu lalang kendaraan berat mengganggu kenyamanan serta keselamatan warga,” ujarnya, Minggu (4/10/2026).

BEM PTNU mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi, DPRD, dan Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun ke lapangan untuk memeriksa kelengkapan dokumen perizinan dan Amdal. “Kami meminta aktivitas pengerukan dihentikan sementara jika terbukti belum mengantongi izin lengkap atau melanggar aturan,” tegas Soleh.