SUKABUMI — Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmen tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya kegiatan ekspose hasil audit kinerja oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di lingkungan Kantah Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/10).
Ekspose yang dipimpin oleh Tim Inspektorat Wilayah I Jawa Barat ini difokuskan pada pelaksanaan Audit Kinerja Berbasis Risiko, khususnya dalam aspek penggerakan (actuating) dan pengendalian (controlling).
Kepala Kantah Kabupaten Sukabumi, Wendi Isnawan, A.Ptnh., M.H., QRMP, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan evaluasi tersebut. Menurutnya, audit ini merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh proses operasional organisasi berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Kegiatan ini sangat penting bagi kami untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya pada aspek actuating dan controlling. Hasil evaluasi dari Tim Inspektorat Wilayah I Jabar ini akan kami jadikan bahan perbaikan berkelanjutan,” ujar Wendi Isnawan saat ditemui usai kegiatan, Jumat (10/10).
Wendi menegaskan, jajarannya berkomitmen untuk menjadikan rekomendasi dari hasil audit tersebut sebagai acuan dalam mengoptimalkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.
Melalui langkah pengawasan dan evaluasi berkala ini, Kantah Kabupaten Sukabumi optimis dapat terus mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta terpercaya dalam memberikan pelayanan publik di bidang pertanahan. (Den)