SUKABUMI – Komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, mudah diakses, cepat, dan berkesinambungan terus diperkuat BPJS Kesehatan. Salah satunya melalui kegiatan Supervisi Buktikan dan Lihat Langsung (SiBLing) yang dilakukan Plh. Kepala BPJS esehatan Cabang Sukabumi, Nora Duita Manurung, ke sejumlah fasilitas kesehatan mitra di wilayah kerja Kabupaten Sukabumi, Jum’at (23/10).
Dalam kegiatan tersebut, Nora bersama jajaran mengunjungi enam fasilitas kesehatan mitra yang terdiri atas Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya monitoring, evaluasi, sekaligus pembinaan secara langsung untuk memastikan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan sesuai dengan ketentuan dan komitmen kerja sama.
Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora Duita Manurung, menyampaikan bahwa SiBLing menjadi salah satu instrumen penting bagi BPJS Kesehatan dalam menjalankan perannya sebagai strategic purchaser. Menurutnya, tanggung jawab BPJS Kesehatan tidak hanya memastikan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendorong fasilitas kesehatan mitra agar senantiasa memenuhi komitmen pelayanan yang telah disepakati.
“Melalui kegiatan SiBLing, kami ingin melihat secara langsung bagaimana implementasi pelayanan JKN di fasilitas kesehatan. Dengan turun langsung ke lapangan, kami dapat memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi pelayanan, sekaligus memastikan berbagai kebijakan dan komitmen kerja sama dapat terlaksana dengan baik,” ujar Nora.
Nora menjelaskan, dinamika penyelenggaraan Program JKN yang semakin kompleks menuntut keterlibatan pimpinan secara lebih aktif dalam memastikan mutu pelayanan. Berbagai hal seperti penguatan kualitas layanan, transformasi digital, pengendalian pemanfaatan layanan, hingga akuntabilitas klaim perlu mendapat perhatian bersama agar pelaksanaan program berjalan efektif.
“Pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui evaluasi administratif. Kami perlu melihat langsung kondisi di lapangan, mendengarkan masukan dari fasilitas kesehatan, pengalaman dari peserta, serta memahami berbagai tantangan yang dihadapi. Dengan begitu, setiap kebijakan dan langkah perbaikan yang dilakukan dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan,” tambah Nora.
Lebih lanjut, Nora menyampaikan bahwa kunjungan langsung juga menjadi kesempatan untuk membahas berbagai permasalahan pelayanan yang masih ditemukan, seperti pengaduan berulang, ketidaksesuaian jadwal praktik, hingga optimalisasi implementasi Janji Layanan JKN. Selain itu, penguatan pengendalian mutu dan biaya juga menjadi perhatian, termasuk melalui deteksi dini terhadap potensi kecurangan yang dapat memengaruhi akuntabilitas penyelenggaraan Program JKN.
“Kami berharap melalui komunikasi dan koordinasi secara langsung, berbagai kendala yang ditemukan dapat segera dibahas bersama dan dicarikan solusi. Hasil kunjungan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menentukan tindak lanjut yang lebih cepat, tepat, dan berdasarkan kondisi nyata di lapangan,” jelasnya.
Dampak positif kegiatan SiBLing juga dirasakan oleh fasilitas kesehatan mitra. Direktur Rumah Sakit Bhakti Medicare, dr. Wisnu Sri Nurwening, MARS, FisQua, atau yang akrab disapa dr. Nuning, menyampaikan bahwa kunjungan langsung pimpinan BPJS Kesehatan memberikan ruang komunikasi dan koordinasi yang lebih efektif antara kedua belah pihak.
“Dengan adanya kegiatan SiBLing ini, kami dari pihak rumah sakit merasakan dampak positifnya, di mana proses komunikasi dan koordinasi menjadi lebih cepat. Kemudian, permasalahan bisa kita bahas bersama dan solusi pun bisa lebih cepat kita ambil,” ungkap dr. Nuning.
Menurutnya, pertemuan secara langsung menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kemitraan antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pelayanan JKN dapat didiskusikan sehingga menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
“Harapan saya, dengan adanya kegiatan SiBLing dan turunnya langsung kepala cabang BPJS Kesehatan ini, ke depan dapat terus dipertahankan. Pihak BPJS Kesehatan maupun rumah sakit dapat saling berkoordinasi dan memanfaatkan momen kunjungan ini untuk menjalin komunikasi yang lebih erat, lebih hangat, dan pastinya lebih solutif bagi kedua belah pihak,” tambahnya.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan mitra, kualitas pelayanan diharapkan semakin meningkat sehingga peserta JKN dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, berkualitas, dan berkesinambungan. (*)