SUKABUMI — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang serta tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi pada Rabu (30/9/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, sedikitnya tiga kecamatan terdampak insiden bencana tersebut.
Kejadian cukup menonjol berlangsung di SMA Negeri 1 Cicurug, Jalan Koramil No. 65, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, pada Rabu (30/9/2026) sore. Pohon berukuran besar di area sekolah tumbang akibat diterjang angin kencang dan hujan deras.
Pohon tersebut menimpa dua unit mobil, 10 unit sepeda motor, serta merusak tembok samping bangunan sekolah.
Selain di SMAN 1 Cicurug, cuaca ekstrem di Kecamatan Cicurug juga merusak rumah warga. Di Kampung Bojong Pereng RT 03/03 Desa Cibatu, kanopi (awning) rumah menimpa bangunan di sebelahnya dan mengancam kenyamanan 3 KK (7 jiwa).
Kejadian serupa melanda Perumahan Sampireun RT 03/05 Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug yang berdampak pada 1 KK (3 jiwa).
Sementara itu, di Kampung Mangrod RT 17/02 Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, sebuah pohon tumbang menimpa satu unit rumah warga pada Selasa malam.
Akibatnya, 1 KK berisi 4 jiwa terpaksa mengungsi. Adapun di Kampung Cimuncang Pasir Kambing RT 06/09 Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, material tanah longsor dan tembok penahan tanah (TPT) ambruk menyumbat saluran gorong-gorong.
Manager Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi rangkaian bencana tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam seluruh rentetan peristiwa ini.
“Seluruh kejadian telah ditangani oleh tim di lapangan bekerja sama dengan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan relawan warga,” kata Daeng Sutisna pada Kamis (01/10/2026).
Daeng menambahkan, penanganan darurat seperti evakuasi material pohon tumbang di wilayah Kecamatan Cicurug dan Kecamatan Cikidang serta kerja bakti pembersihan gorong-gorong di Kecamataj Sukaraja telah selesai dilakukan. Namun, bantuan mendesak seperti terpal dan material bangunan masih dibutuhkan untuk penanganan rumah warga di Cikidang.
“BPBD mengimbau masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap memicu pohon tumbang dan tanah longsor,” pungkasnya. (Den)











