SUKABUMI – Warga Kampung Paris, RT 001/RW 007, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikagetkan dengan munculnya seekor ular berbisa jenis cobra yang mendadak jatuh dari plafon rumah salah seorang warga pada Senin (24/8/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Ular tersebut diduga masuk ke area atap rumah milik Deni Rudiansyah. Lantaran, posisi bangunan yang berdiri berdampingan dan sejajar dengan tebing tanah di bagian belakang rumah.
Komandan Pos Pemadam Kebakaran (Danton Damkar) Cibadak, Iyep Yosepa, membenarkan adanya penanganan animal rescue evakuasi ular berbisa di pemukiman warga tersebut.
“Laporan awal kami terima dari Bapak Maman, Satgas Linmas Desa Pamuruyan, sekitar pukul 18.15 WIB. Pemilik rumah kaget karena ular tiba-tiba jatuh dari atas plafon. Karena khawatir membahayakan keselamatan penghuni rumah, warga langsung melapor ke Linmas dan diteruskan ke Pos Damkar Cibadak,” ujar Iyep Yosepa saat dikonfirmasi Radar Sukabumi pada Selasa (25/8/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Cibadak menerjunkan dua personel animal rescue, yakni Rengga G. Rahman dan Iyan Harfin, menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 18.30 WIB dan langsung melakukan penyisiran serta evakuasi menggunakan peralatan penangkap ular (grab stick).
“Proses evakuasi berlangsung cepat dan terukur. Sekitar 15 menit penanganan, tepatnya pukul 18.45 WIB, ular cobra dengan panjang sekitar 3 meter tersebut berhasil diamankan oleh petugas. Alhamdulillah, tidak ada korban luka maupun kerugian material dalam peristiwa ini,” jelas Iyep.
Ia menambahkan, posisi rumah warga yang berdekatan dengan tebing atau vegetasi rimbun kerap menjadi jalur masuk hewan melata saat mencari mangsa maupun tempat berlindung.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan area sekitar rumah serta menutup celah atau lubang yang berpotensi menjadi jalan masuk ular.
“Jika masyarakat menemukan hewan berbisa atau berbahaya di dalam rumah, kami imbau untuk tidak melakukan penanganan sendiri jika tidak memiliki keahlian. Segera laporkan ke pihak berwajib atau Pos Damkar terdekat agar bisa dievakuasi secara aman,” imbau Iyep Yosepa. (Den)











