Kabupaten Sukabumi

Damkar Kabupaten Sukabumi Sigap Padamkan Api dari Gunung Jayanti

×

Damkar Kabupaten Sukabumi Sigap Padamkan Api dari Gunung Jayanti

Sebarkan artikel ini
Damkar Kabupaten Sukabumi Sigap Padamkan Api Gunung Jayanti

PALABUHANRATU – Kepulan asap tebal mendadak membubung dari kawasan Gunung Jayanti, Kampung Batusapi, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (24/8/2026) kemarin.

Asap hitam yang terlihat dari kejauhan sempat membuat warga sekitar khawatir. Pasalnya, titik kebakaran berada di kawasan kebun yang lokasinya tidak jauh dari Perumahan Taman Sari.

Warga setempat, Muhammad Asep saat diwawancara menuturkan kepulan asap pertama kali terlihat dari arah Gunung Jayanti. Setelah diamati, asap tersebut ternyata berasal dari lahan yang terbakar.

“Awalnya saya melihat gumpalan asap tebal di seputaran Gunung Jayanti. Tidak lama kemudian diketahui ternyata ada kebakaran di sekitar kebun dekat Perumahan Taman Sari,” ujar M. Asep.

Setelah melihat itu, M. Asep menegaskan langsung melaporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Sukabumi melalui Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan.

“Langsung mendapat tindak lanjut, para petugas Damkar berjibaku memadamkan kobaran api, sesaat setelah kami warga melaporkan,” imbuhnya.

Damkar Kabupaten Sukabumi Sigap Padamkan Api Gunung JayantiSementara itu, Erwin dalam laporannya menyatakan, mendapat informasi diterima petugas sekitar pukul 14.24 WIB. Hanya berselang beberapa menit, tim tiba di lokasi pada pukul 14.31 WIB untuk melakukan penanganan.
“Kalau penyebab kebakaran hingga saat ini belum diketahui,” kata Erwin.

“Iya, kobaran api membakar lahan yang ditumbuhi alang-alang serta sebagian area kebun. Kondisi vegetasi yang kering membuat api dengan cepat merambat ke sejumlah bagian lahan,” sambungnya.

Masih kat Erwib, upaya pemadaman yang dilakukan para personel Damkar tidak berjalan mudah, karena titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.
“Petugas terpaksa bergerak secara manual untuk mendekati dan mengendalikan kobaran api,” tegasnya.

Lebih lanjut Erwin menerangkan, hingga sekitar pukul 16.00 WIB, api masih terlihat merambat di beberapa bagian kebun, namun berkat kesigapan para petugas yang terus berjibaku melakukan pemadaman sekaligus membuat pengendalian api tidak menjalar lebih luas.

“Kondisi kawasan Gunung Jayanti menjadi perhatian memang terlebih musim kemarau seperti ini, jika terjadi kebakaran akan cepat merambat karena angin bertiup kencang, kobaran api berpotensi semakin cepat merambat melalui rerumputan dan vegetasi kering,” tegasnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *