Kabupaten Sukabumi

Dinsos Kabupaten Sukabumi Tekan Risiko Bantuan Salah Sasaran, Gembleng Operator Data Dapil VI

×

Dinsos Kabupaten Sukabumi Tekan Risiko Bantuan Salah Sasaran, Gembleng Operator Data Dapil VI

Sebarkan artikel ini
Dinsos Kabupaten Sukabumi Gembleng Operator Data
Petugas Dinsos Kabupaten Sukabumi, saat memberikan arahan pada Rakor Penguatan Peran Puskesos dan Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan se-Daerah Pemilihan (Dapil) VI.

SUKABUMI – Keakuratan data kesejahteraan sosial menjadi kunci utama agar penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Guna memastikan hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Peran Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Desa/Kelurahan se-Daerah Pemilihan (Dapil) VI.

Kegiatan yang merupakan bagian dari agenda pengelolaan data fakir miskin tingkat Kabupaten Sukabumi tersebut dipusatkan di Aula Kantor Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, belum lama ini. Agenda ini dihadiri jajaran Dinsos Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa setempat, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping sosial, hingga seluruh operator SIKS-NG tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Ir. Bambang Widyantoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Sukabumi, Iwan Triyanto menegaskan, bahwa validitas data fakir miskin merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan daerah. Kekeliruan data, sekecil apa pun, berisiko mengakibatkan program bantuan tidak tepat sasaran.

“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, seluruh operator dan pengelola Puskesos harus terus meningkatkan koordinasi, ketelitian, serta melakukan pembaruan data secara berkala,” ujar Iwan Triyanto kepada Radar Sukabumi pada Minggu (02/08).

Dinsos Kabupaten Sukabumi Gembleng Operator Data
Puluhan peserta saat mengikuti Rakor Penguatan Peran Puskesos dan Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan se-Daerah Pemilihan (Dapil) VI.

Iwan menerangkan, kondisi sosial-ekonomi masyarakat bergerak sangat dinamis. Oleh karena itu, pembaruan (updating) data secara berkesinambungan mutlak dilakukan agar basis data yang tersaji dalam sistem selalu mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.

Dalam rakor tersebut, para peserta tidak hanya berkoordinasi, tetapi juga dibekali materi teknis mengenai mekanisme pengelolaan, pembaruan, verifikasi, hingga validasi data. Langkah ini ditujukan untuk mendongkrak kapasitas serta profesionalisme para operator di tingkat desa/kelurahan.

Dinsos Kabupaten Sukabumi berharap sinergisitas antarinstansi dan petugas lapangan semakin solid, sehingga tata kelola bantuan sosial di wilayah Dapil VI, khususnya Kecamatan Jampangkulon, dapat berjalan lebih transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *