LEMBURSITU — Perpustakaan Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, menjalani tahapan penting dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Tim penilai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat melakukan pengecekan ulang (rechecking) untuk memastikan kesiapan sekaligus memverifikasi berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian. Kedatangan tim penilai disambut, langsung Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, beserta jajaran perangkat daerah, aparatur kelurahan, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Kehadiran seluruh unsur ini, menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kota Sukabumi terhadap pengembangan budaya literasi di tingkat masyarakat,” ungkap Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana kepada Radar Sukabumi, Kamis (30/7).
Bobby mengapresiasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas penyelenggaraan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan. “Kompetisi ini menjadi motivasi bagi setiap daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan agar semakin inovatif, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bobby mengatakan, perpustakaan saat ini memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat menyimpan koleksi buku. Perpustakaan harus mampu menjadi ruang belajar bersama, pusat kegiatan literasi, sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat yang dapat diakses oleh seluruh lapisan warga.
“Lomba ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam meningkatkan kualitas perpustakaan kelurahan agar lebih berdaya guna, menjadi pusat pembelajaran masyarakat, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan perpustakaan di era modern,” ujarnya.
Sementara itu, proses rechecking dilakukan untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen administrasi yang telah disampaikan sebelumnya dengan kondisi nyata di lapangan. “Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh data yang diajukan sesuai dengan implementasi yang telah dilakukan oleh Perpustakaan Kelurahan Cikundul,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, tim penilai meninjau berbagai aspek, mulai dari tata kelola perpustakaan, kebijakan pengembangan, ketersediaan sarana dan prasarana, keberagaman koleksi buku, hingga inovasi layanan yang diberikan kepada masyarakat. “Seluruh indikator tersebut menjadi dasar penilaian dalam menentukan perpustakaan terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, tim juga melihat secara langsung sejauh mana perpustakaan dimanfaatkan oleh masyarakat. Berbagai program literasi, kegiatan edukasi, hingga aktivitas pemberdayaan warga menjadi perhatian khusus untuk mengukur dampak keberadaan perpustakaan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekitar.
“Melalui tahapan rechecking ini, kami berharap Perpustakaan Kelurahan Cikundul mampu meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat. Lebih dari sekadar prestasi, pencapaian tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya membaca, meningkatkan minat literasi masyarakat, serta menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang hidup dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Bam)











